Minggu, 19 Juli 2009

Bahasa Indonesia Keilmuan

Dinamika fungsi baca yang diembannya mencakup lima butir yakni sebagai bahasa resmi dalam penyelenggaraan kehidupan negara dan pemerintahan, bahasa pengantar pada semua jenis dan jenejang pendidikan, bahasa penghubung nasional, sarana pengembangan ipteks, sarana pengembangan kebudayaan. Kedudukan bahasa indonesia sebagai bahasa ipteks adalah sebagai pengembang misi bahasa indonesia sebagai bahasa negara. Misi dimaksud adalah prestasi agarBIK mampu merespon dan mewadahi berbagai konsep keilmuan baik global, regional maupun lokal.
Bahasa juga merupakan simpul perilaku. Perilaku seseorang dipengaruhi oleh bahasa yang digunakan, demikian pula sebaliknya. Sejalan dengan pandangan itu, bahasa indonesia keilmuan mempengaruhi perilaku berfikir logis penggunanya atau sebaliknya. Fungsi utama keilmuan adalah menjalankan “fungsi informasional” atau “transaksional”. Bahasa menjalankan fungsi transaksional apabila bahasa itu membawa informasi faktual atau proposisi. Dalam penulisan karya keilmuan yang perlu di perhatikan asas: keobjektifan, kejelasan, keringkasan, kelogisan, kepaduan, koherensi dan penekanan. Mengacu pada tujuh asas tersebut, secara umum BIK memiliki 5 karakteristik, yakni: objektif, ringka dan jelas, cendekia, formal serta konsisten/ajek.
Komunikasi keilmuan adalah komunikasi lugas dan langsung pada inti informasi. Oleh sebab itu unsur bahasa yang di gunakan juga lugas dengan menghindari kata-kata metaforis atau kata-kata konotatif.

1 komentar: